Sabtu, 22 Februari 2014

CV. GAHARU HIJAU MENGIKUTI PAMERAN EXPO HARI PERS NASIONAL 2014

Penjelasan tentang Gaharu
Hari Pers Nasional ke 68 Tahun 2014 diselenggarakan di Bengkulu pada tanggal 6-10 Februari 2014. Hari Pers Nasional menjadi ajang silaturahmi dan penyatuan pemikiran untuk kemajuan pers pada khususnya dan kemajuan bangsa pada umumnya. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan terbesar dan paling bergengsi bagi komponen pers Indonesia. Hari Pers Nasional dimaknai sebagai Pesta Raya Rakyat yang memiliki Pers yang merdeka sebagai salah satu pilar demokrasi.
Rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional 2014 diantaranya adalah Pameran Hari Pers Nasional Expo yang merupakan upaya untuk mempromosikan produk dan layanan terpadu dalam bidang media, peluang investasi dan potensi daerah. Selain itu, Hari Pers Nasional Expo 2014 juga menjadi ajang pameran hasil industri, perdagangan, serta aneka produk dan jasa pariwisata.
Tak ketinggalan CV. Gaharu Hijau juga mempamerkan hasil produk gaharu mulai dari bibit, hasil inokulasi, gaharu alam, minyak gaharu dan produk-produk gaharu yang telah diproduksi.
Sekda Kab. Bengkulu Tengah
Antusiasme masyarakat Bengkulu dan tamu undangan untuk mengetahui tentang gaharu sangat tinggi sekali. Hal ini ditandai adanya kunjungan dari PWI Bali untuk melihat langsung proses penyulingan milik CV. Gaharu Hijau dan adanya pembicaraan untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis limbah dari penyulingan gaharu dimasa mendatang. Dalam pameran expo HPN 2014 ini, CV. Gaharu Hijau mendapat tantangan untuk meningkatkan kapasitas hasil minyak gaharu murni karena beberapa pengusaha minyak gaharu ingin bekerjasama dengan CV. Gaharu Hijau untuk mensuplai minyak gaharu murni dengan kapasitas 1 liter perbulan. Semoga ini bisa terlaksana.

Kunjungan dari Bali

Pengunjung HPN Expo Bengkulu 2014

Minggu, 16 Februari 2014

CARA MEMISAHKAN MINYAK GAHARU DARI AIR DAN KOTORAN


Minyak Gaharu yang masih tercampur air
Minyak gaharu dari hasil pemisahan pada separator minyak bila tidak hati-hati dalam men-treatment masih mengandung air dan kotoran. Air dan kotoran pada minyak ini akan mempengaruhi kualitas dan harga minyak gaharu. Untuk itu, sebagai petani minyak harus tahu bagaimana cara memisahkan atau treatment minyak gaharu dari air dan kotoran untuk menghasilkan minyak yang berkualitas.
Ada beberapa cara untuk melakukan pemisahan minyak khususnya minyak gaharu dari air dan kotoran, yaitu :
  1. Memisahkan minyak dengan cara pengendapan (Settling)
  2. Memisahkan minyak dengan cara perputaran (Centrifuge)
  3. Memisahkan minyak dengan pengaruh biologis
Dari beberapa cara diatas maka CV. Gaharu Hijau hanya akan berbagi teknik memisahkan minyak dengan cara pengendapan (Settling), hal ini dikarenakan keterbatasan peralatan dan teknik pertama tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja yang baru berkecimpung dalam usaha penyulingan minyak khususnya minyak gaharu.
Untuk melakukan treatment minyak dengan teknik pertama diperlukan beberapa peralatan yaitu : Gelas ukur 2 buah dan pipet tetes 1 buah.

Minyak gaharu dari hasil seperator minyak terlebih dahulu di treatment dan setelah itu ditampung pada gelas ukur.
Endapkan minyak gaharu yang sudah ditampung pada gelas ukur selama 1 malam sehingga kotoran dan air betul-betul mengendap di dasar gelas ukur.
Ambil perlahan-lahan minyak gaharu dengan menggunakan pipet tetes. Perlu diingat bahwa pekerjaan ini memerlukan kesabaran dan ketelitian. Setelah minyak gaharu tersebut terhisap pada pipet tetes maka pindahkan ke gelas ukur yang lain untuk mengetahui volume yang akan kita pindahkan kedalam botol.
Gampang Bukan ???

Semoga Bermanfaat.

Jumat, 31 Januari 2014

GAHARU BUAYA

gaharu buaya
Istilah buaya sering digunakan dalam pembicaraan masyarakat di sekitar kita. Istilah buaya ini sering digandengkan dengan buaya darat atau buaya buntung yang mempunyai arti sesuatu yang jelek.
Gaharu yang memiliki banyak jenis dan memiliki high grade, ternyata juga memiliki salah satu jenis low grade yang sering disebut gaharu buaya. Gaharu buaya masih memiliki nilai ekonomis tetapi harga gaharu buaya relatif rendah dibandingkan dengan jenis Aquillaria. Gaharu buaya ini juga memiliki beberapa jenis diantaranya : Gonystilus Spp, Aetoxylon spp, Enkleia Spp dan lainnya. Untuk yang baru kenal gaharu sering tertipu dengan gaharu buaya ini. Beberapa "oknum" penjual sering melakukan kecurangan dengan mengatakan gaharu buaya sebagai gaharu asli, padahal gaharu buaya sangat berbeda dengan gaharu asli. 
Pada postingan ini, kami mencoba berbagi bagaimana mengenali gaharu buaya untuk menambah wawasan kita bersama.
  1.  Gaharu buaya biasanya ditemukan oleh petani gaharu pada daerah rawa. Kayu ini biasanya diangkat dari dalam rawa dan nama lain gaharu buaya yaitu gaharu rawa.
  2. Gaharu buaya memiliki warna lebih hitam dan lebih padat dibandingkan dengan gaharu asli.
  3. Bagi yang baru mengenal gaharu dan mempunyai rencana untuk berbisnis gaharu sebaiknya membakar gaharu asli terlebih dahulu sehingga bisa membedakan mana aroma gaharu asli dan gaharu buaya karena aroma gaharu buaya ketika dibakar terkadang pedas, pedih dan tentu berbeda dengan bau gaharu asli.
Cara pada point ke 3 ini tidak dapat dibohongi karena aroma kayu gaharu buaya sangat berbeda.
Gaharu buaya yang memiliki bentuk unik biasanya sering dicari kolektor gaharu sebagai perbandingan dengan gaharu asli ataupun sebagai penghias ruangan sehingga terkadang nilai gaharu buaya akan meningkat dengan melihat bentuk keunikannya.

Semoga Bermanfaat.

Minggu, 29 Desember 2013

PEMELIHARAAN GAHARU


usia tanam 10 bulan (Perawatan)
 Pohon gaharu yang sudah hidup ideal ditanah (6-12 bulan) memerlukan pemeliharaan agar tumbuh dengan maksimal. Pemeliharaan pohon gaharu terdiri dari : Pembersihan gulma, Pemangkasan serta Pengendalian Hama Penyakit Tanaman.

1. Pembersihan Gulma
Gulma menjadi prioritas utama untuk dibersihkan dari pohon gaharu yang baru ditanam. Gulma dapat berupa tumbuh-tumbuhan liar, seperti rumput dan semak menjalar. Hal ini dikarenakan gulma dapat menghambat pertumbuhan pohon gaharu dan bisa mengakibatkan matinya pohon gaharu yang telah hidup. Kita sering menjumpai gulma yang melilit pohon gaharu sehingga pohon gaharu tidak bisa tumbuh dan bahkan mati. Gulma harus dikendalikan secara berkala. Pengendalian gulma ini dapat dilakukan secara manual yaitu membersihkan disekeliling pohon atau dengan cara penyemprotan dengan menggunakan herbisida.

2.  Pemangkasan
Pemangkasan perlu dilakukan agar pohon gaharu yang ditanam pertumbuhannya lebih cepat. Pemangkasan dapat dilakukan pada cabang-cabang yang terlalu banyak sehingga pohon gaharu tumbuh menjulang keatas lebih efisien, apalagi kalau pohon gaharu ditanam tumpang sari. Dalam pertumbuhan normal, pemangkasan bisa dilakukan sampai dengan umur tanam 3 tahun, setelah itu biasanya pohon gaharu sudah tidak terjangkau lagi untuk di pangkas. 


3. Pengendalian Hama Penyakit Tanaman
Sinar matahari yang cukup dan bersih dari gulma biasanya jarang terjadi kasus hama dan penyakit tanaman pada pohon gaharu. Apalagi kalau hama penyakit tanaman terjadi pada usia tanam lebih dari 4 tahun akan menjadi keuntungan tersendiri bagi petani karena hal ini akan membantu pembentukan gaharu secara alami.
Serangan hama penyakit tanaman tentu tidak bisa dibiarkan pada usia tanam yang relatif baru karena akan mengakibatkan kerugian. Tindakan preventif dapat dilakukan dengan memberikan pestisida maupun fungisida yang banyak dijual toko saprodi.

Semoga Bermanfaat. 
Usia tanam 36 bulan (tanpa perawatan)

Selasa, 22 Oktober 2013

PENJUALAN BIBIT GAHARU


pengiriman bibit gaharu
Peningkatan komoditas gaharu akhir-akhir ini mengakibatkan banyaknya permintaan gaharu mulai dari bibit gaharu, gaharu alam sampai dengan permintaan minyak gaharu.
Masyarakat kita mulai sadar akan pentingnya menanam, khususnya menanam bibit gaharu yang nantinya akan bernilai ekonomis tinggi. Hal ini juga berdampak pada peningkatan penjualan bibit gaharu yang dimiliki oleh gaharu hijau. Volume pemesanan bibit gaharu beberapa bulan terakhir ini cukup meningkat tajam dan pengiriman bibit gaharu via angkutan darat sebagai alternatif untuk meminimalisir biaya paling diminati oleh pemesan bibit gaharu.
Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam menerima order penjualan bibit gaharu sehingga bibit gaharu dapat sampai ke tujuan tanpa mengalami hambatan.
Ada beberapa prosedur pengiriman bibit gaharu yang dilakukan tim gaharu hijau agar tidak mengalami kerontokan daun maupun kekeringan, yaitu :
  1. Dalam melakukan pengiriman bibit gaharu selalu menggunakan packing kayu/peti kayu sehingga aman dalam perjalanan.
  2. Bibit gaharu yang dijual merupakan bibit yang didapat dari indukan alam yang berusia puluhan tahun.
  3. Ketika melakukan pengiriman bibit gaharu selalu menggunakan paranet sebagai pelindung bibit gaharu dari sinar matahari langsung.
Kami siap melayani pengiriman bibit gaharu dengan standar yang sudah kami tetapkan.

Harga bibit gaharu dengan ketinggian ± 30 cm sebagai berikut:
  1. Pembelian < (kurang dari ) 1000 batang harga = Rp. 5.000,-/polibag.
  2. Pembelian > (lebih dari ) 1000 batang harga    = Rp. 3.000,-/polibag.
Mengenai cara pengiriman dan ongkos pengiriman dapat dibicarakan lebih lanjut, hubungi :

Gaharu Hijau
e-mail : gaharuhijau@yahoo.co.id
HP      : 0853 6727 1890
penjualan bibit gaharu

Ayo Tanam Gaharu !!!
Hijaukan Bumi ...... Sejahterakan Ekonomi